Contoh Cerpen Anak yang Baik dan Benar

Contoh Cerpen Anak yang Baik dan Benar- Cerpen adalah cerita yang hanya dibaca sekali duduk maksudnya cerita singkat yang hanya butuh waktu sedikit untuk membacanya. Berikut ini adalah contoh cerpen anak. Selamat Membaca....
MELATI
Disuatu tempat, tepatnya di kaki Gunung Wuri, tinggallah sepasang suami istri. Mereka dikaruniai seorang putri yang sangat cantik jelita. Dia bernama Melati, ibunya sangat menyayangi dan memanjakan Melati.
Suatu hari ......
“Melati, anakku! Hari ini Bapak akan pergi ke Ladang. Kamu di rumah saja Ibu kan sedang sakit!”
“Tidak, ah .... di rumah membosankan. Melati ingin main saja di hutan.”
“Tapi, Ibu kan sedang sakit. Kasihan kalau ditinggal sendirian!”
“Pokoknya Melati tidak mau di rumah ..... tidak mau ....”
“Sudahlah, Pak! Ibu tidak apa-apa di rumah sendirian. Lagian Ibu kan cuaman sakit biasa, tidak terlalu parah!”
“Bener Ibu tidak apa-apa sendirian?”
“Iya, tidak apa-apa. Ya, sudah. Mel, kalau kamu mau main, main saja. Tapi jangan jauh-jauh ya, nanti kamu tersesat! Kamu kan belum tahu seluk-beluk di hutan.”
Melati pun pergi, tanpa pamit kepada kedua orang tuanya. Melihat sikap putrinya seperti itu, Bapak hanya menggelengkan kepala.
“Kalau begitu, Bapak Pergi dulu  ya, Bu!”
“Hati-hati ya pak!”
“Assalamu’alaikum!”
“Wa’alaikumsalam!”
Melati sampai di hutan ......
Melati melihat taman bunga yang sangat indah. Disana banyak kupu-kupu yang sedang menghisap sari-sari bunga.
“Wah, indah sekali! Hai, kupu-kupu ... diam disitu ya, aku akan menangkap mu!”
Tapi, kupu-kupu itu malah terbang kian kemari. ”Eh ... kamu mau kemana? Aku akan mengerjarmu!”
Melati pun mengejar kupu-kupu tersebut, terus ...... dan terus, mengejarnya. Sampai akhirnya ia sudah jauh dari tempatnya semua dan ia pun lupa akan pesan ibunya.
Tiba-tiba ia baru sadar .....
“Aduh ..... ternyata aku sudah bermain sangat jauh. Aku lupa jalan menuju pulang. Bagaimana ya?”
Sambil mengingat-ngingat jalan, Melati pun terus melangkhah mengikuti langkah kakinya. Tapi tidak juga ketemu, malah semakin jauh.
Hari pun menjelang sore ......
Bapak pulang dari ladang. Sementara Ibu, jalan mondar-mandir di depan rumah.
“Bu, kenapa mondar-mandir seperti itu? Seharusnya Ibu kan istirahat di kamar?”
“Melati, Pak ... Melati!
“Kenapa? Ada apa dengan Melati?”
“Melati belum pulang, Pak!”
“Belum pulang?”
“Iya, Pak! Bagaimana, Pak?”
“Ya, sudah sekarang kita cari saja, mumpung belum malam!”   
Mereka pun menyusuri jalan setapak menuju hutan.
Melati...Melati...kamu dimana?”
Melati...ini Ibu, Nak!”
Mereka pun terus menyusuri hutan. Hari pun semakin malam, untung malam itu bulan purnama, jadi keadaan di hutan tidak terlalu gelap.
Tiba-tiba terdengar suara tangisan ...
“Hik...hiks...Bapak...Ibu...tolong Melati. Melati takut disini!”.
“Melati...apakah itu kamu, nak?”, Bapak bertanya.
“Bapak, ini melati, Pak!”
Akhirnya, mereka pun bertemu.
Melati memeluk erat tubuh kedua orang tuanya.
“Bapak...Ibu...maafkan Melati tidak mendengarkan nasihat Bapak dan Ibu!”
“Bapak dan Ibu sudah memaafkannya, iya kan Bu?”
“Iya, Nak. Sekarang mari kita pulang!”        
Sejak kejadian itu, Melati pun menjadi anak yang taat dan patuh pada nasihat kedua orang tuanya.              

Demikian Contoh Cerpen Anak yang Baik dan Benar semoga bermanfaat.                                                     
Contoh Cerpen Anak yang Baik dan Benar | ipan parhan anwari | 5