Bacaan Dzikir dan Doa Setelah Sholat yang dicontohkan Oleh Rasulullah SAW

Bacaan Dzikir dan Doa Setelah Sholat  -  Assalamualaikum,,,sahabat media pustaka yang mudah-mudahan dirahmati Allah SWT.  Pada postingan kali ini ijinkan saya ini untuk membahas tentang Dzikir dan Do’a setelah sholat berdasarkan hadits-hadits yang shohiih.

Baiklah,,,,Berikut ini kami sampaikan Bacaan Dzikir dan Doa Setelah Sholat antara lain sebagai berikut :

 1. Istighfar
Tsauban RA berkata: Apabila telah selesai sholat, Rasulullah Saw kemudian berpaling dan mengucap istighfar 3 kali.

أَسْتَغْفِرُ الله
Astaghfirullah

Aku memohon ampun kepada Allah.

2. Dilanjutkan dengan memanjatkan doa

اَللَّهُمَّ أَنْتَ اَلسَّلَامُ وَمِنْكَ اَلسَّلَامُ . تَبَارَكْتَ يَا ذَا اَلْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ

Allahumma Antas-salaam, waminkas-salaam, tabaarakta yaa dzal-jalaali wal ikraam.

Ya Allah, Engkaulah Salam (Dzat yang maha selamat tidak ada cacat), dan dari Engkaulah keselamatan (kesejahteraan) itu. Maha suci Engkau wahai dzat yang maha kaya lagi maha sempurna.

3. Tahlil
Hadits yang diterima dari Al-Mughirah bin Syu’bah RA seperti yang diriwayatkan oleh Bukhori dan Muslim menyebutkan: bahwa setiap selesai sholat fardhu, Rasulullah Saw selalu mengucap dzikir

لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ لَهُ اْلمُلْكُ وَلَهُ اْلحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ

Laa ilaha illallahu wahdahu laa syariikalahu lahul mulku walahul hamdu wahuwa ala kulli sya’in qodiir:

Tiada Tuhan selain Allah, Maha Esa Allah dan Tiada sekutu bagi-Nya, bagi-Nya semua kerajaan dan bagi-Nya segala puji dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.

4. Dilanjutkan dengan membaca
اللَّهُمَّ لاَ مَانِعَ لِمَا أَعْطَيْتَ وَلاَ مُعْطِيَ لِمَا مَنَعْتَ وَلاَ يَنْفَعُ ذَا اْلجَدِّ مِنْكَ اْلجَدِّ

Allahumma laa maani’a limaa ‘a’thaita walaa mu’thia limaa mana’ta walaa yanfa’u dzal jaddi minkal jaddu.

Ya Allah tidak ada yang bisa menghalangi apa-apa yang Engkau kehendaki dan tidak pula akan terjadi apa-apa yang Engkau tidak kehendaki dan tidaklah kekayaan itu dapat menolong si empunya kecuali atas izin Engkau.

5. Tasbih, Tahmid dan Takbir
Seperti hadits yang diriwayatkan oleh Muslim dari Abu Hurairah RA, Rasulullah saw pernah bersabda, Barangsiapa membaca
- اللهُ أَكْبَرُ 33x - اْلحَمْدُ ِلله 33x - سُبْحَانَ الله 33x -

Allahu akbar – Alhamdulillah - Subhanallah
Allah yang maha besar - Segala pujian bagi Allah - Maha suci Allah
kemudian disempurnakan dengan kalimat

لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ لَهُ اْلمُلْكُ وَلَهُ اْلحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ

Laa ilaha illallahu wahdahu laa syariikalahu lahul mulku walahul hamdu wahuwa ala kulli sya’in qodiir,

Tiada Tuhan selain Allah, Maha Esa Allah, Tiada sekutu bagi-Nya, bagi-Nya semua kerajaan dan bagi-Nya segala puji dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu maka diampunilah segala dosa-dosanya, meskipun sebanyak buih air laut.

6. Doa
Seperti hadits yang diriwayatkan oleh imam Bukhori, menurut Sa’ad bin Abi Waqqash, bahwa setiap selesai sholat, Nabi Saw selalu membaca doa,

اَللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ اَلْبُخْلِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ اَلْجُبْنِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ أَنْ أُرَدَّ إِلَى أَرْذَلِ اَلْعُمُرِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ اَلدُّنْيَا وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ اَلْقَبْرِ

Allahumma inni a’udzu bika minal bukhli, wa a’udzu bika minal jubni, wa a’udzu bika min an urodda ilaa ardzalil umri, wa a’udzu bika min fitnatid dunya, wa a’udzu bika min adzaabil qobri.

Ya Allah sesungguhnya aku memohon perlindungan kepada-Mu dari sifat kikir, penakut, pikun dan hina, fitnah (bencana) di dunia dan azab kubur.

7. Doa
An-Nasa’i, Abu Dawud dan Ahmad dengan sanad yang kuat meriwayatkan hadits dari Muadz bin Jabal yang mengatakan bahwa: Nabi Saw pernah bersabda kepadanya, wahai Muadz janganlah engkau beranjak setiap selesai sholat sebelum engkau membaca
اَللَّهُمَّ أَعِنِّي عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ

Allahumma a’inni ‘ala dzikrika wa syukrika wa husni ‘ibadatika,

Ayat Kursi
Ayat Kursi
Ya Allah karuniakanlah pertolongan kepadaku untuk berdzikir mengingatMu, bersyukur kepadaMu dan beribadah dengan baik kepadaMu.

8. Ayat Kursi (QS 2: 255)

Rasulullah sangat menganjurkan kepada umatnya untuk membaca ayat kursi setiap selesai sholat. Seperti hadits riwayat Thabrani dari Ali bin Abi Thalib KW; bahwa Rasulullah Saw bersabda; barangsiapa yang membaca ayat kursi setiap habis sholat fardhu, maka ia berada dalam lindungan Allah sampai datang waktu sholat. Ayat kursi mengenai kebesaran dan keagungan kekuasaan Allah dapat di lihat di Al Quran Surat Al Baqoroh ayat 255.

“Alloohu laa ilaaha illaa huwal hayyul qoyyuumu, laa ta’khudzuhu sinatuw walaa nauum, lahu maa fis samaawaati wamaa fil ardhi mandzalladzii yasyfa’u ‘indahu illaa bi idznihii, ya’lamu maa baina aidiihim wa maa kholfahum wa laa yuhiithuuna bisyai im min ‘ilmihi illaa bimaa syaa-a, wasi’a kursiyyuhus samaawaati wal ardhi walaa ya uuduhu hifdzuhuma wahuwal ‘aliyyul ‘adziimu.”

“Alloh adalah tidak ada yang berhak diibadahi kecuali Dia yang Maha Hidup lagi Maha Berdiri sendiri. Allooh tidak mengantuk dan tidak lah tidur. Milik-Nya apa-apa yang ada di langit dan di bumi. Tidak ada yang dapat memberi syafa’at di sisi Allooh kecuali dengan izin-Nya. Allooh Maha Mengetahui apa yang di hadapan mereka dan apa yang di belakang mereka. Mereka tidak mengetahui sedikit pun dari ilmu-Nya kecuali dengan apa yang Allooh kehendaki. Kursi Allooh meliputi langit dan bumi dan Allooh tidak lah berat dalam memelihara keduanya dan Allooh Maha Tinggi lagi Maha Agung.” (QS Al Baqoroh ayat 255)

9. Surat Al-Ikhlas
 
Surat Ak Ihlas
Surat Ak Ihlas

1. Katakanlah: “Dia-lah Allah, Yang Maha Esa.
2. Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu.
3. Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan,
4. dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia”.

Bacaan Dzikir dan Doa Setelah Sholat yang dicontohkan Oleh Rasulullah SAW | abdan syakuro | 5